Tampilkan postingan dengan label Rupiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rupiah. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 06, 2013

Mengganti Currency Dollar dengan Currency Rupiah Pada Tomatocart

Assalamamualaykum.

kali ini saya ingin berbagi lagi sobat, kali ini mengenai web toko online tomatocart.
bagi sobat yang belum tahu menahu seputar tomatocart, bisa liat postingan saya sebelum2nya yang membahas instalasi tomatocart.
topik kali ini adalah “Mengganti currency dollar dengan currency Rupiah pada Tomatocart”

yang perlu disiapkan adalah pastikan tomatocart sudah diinstall dengan baik, dan pastikan pula web server yang sobat punya sudah di run.

masuk ke halaman administrator tomatocart, dengan mengetikkan localhost/{nama folder tomatocart pada webserver}/admin contoh http://localhost/TomatoCart-v1.1.8.1/admin kemudian login sebagai admin.

klik start>definitions>currencies

kemudian akan muncul jendela currencies sperti di bawah.

karena currency rupiah belum tersedia maka kita akan membuatnya sendiri. klik “add” pada pojok kiri atas untuk membuat currency baru yaitu rupiah.

kemudian akan muncul jendela new currency.

isikan dengan ketentuan sebagai berikut:

Title : Rupiah
Code : IDR
Left Symbol : Rp
Right Symbol :
Decimal Places: 0 (terserah mo di isi apa tidak)
Curenncy Value : 1 (supaya mata uang yang lain ngikutin kurs rupiah)
Set as Default?  (di ceklist)

currency yang telah kita buat yaitu rupiah sudah ditambahkan. yang perlu kita lakukan adalah mengupdate nilai kurs rupiahnya, sehingga mata uang yang lain akan mengikuti nilai rupiah. klik update currency pada pojok kanan atas sperti yang ditunjukkan panah merah di bawah.

selanjutnya akan muncul pilihan situs yang menjadi referensi nilai mata uang. kalo saya pilihnya yang Oanda. klik update.

tunggu sampai update selesai.

jika sudah, akan muncul tulisan seperti dibawah.

selesai, mata uang sudah diganti menjadi Rupiah dan sudah di update.

sekian, semoga bermanfaat.


View the original article here

Rabu, Januari 30, 2013

Volatilitas Rupiah Bayangi Gerak IHSG

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin 20 poin. Aksi jual terus mendera perdagangan saham di kemarin.

Menutup perdagangan, Senin (28/1/2013), IHSG turun 20,661 poin (0,47%) ke level 4.416,937. Sementara Indeks LQ45 turun 3,767 poin (0,5%) ke level 754,702.

Sementara pasar saham Wall Street semalam berakhir mixed. Indeks Dow Jones turun 14,05 poin (0,1%) ke level 13.881,93. Indeks S&P 500 turun 2,78 poin (0,18%) ke level 1.500,3. Sementara indeks Nasdaq naik 4,59 poin (0,15%) ke level 3,154,3.

Hari ini indeks diperkirakan bakal bergerak dengan volatilitas tinggi, bahkan bisa naik tipis. Volatilitas tinggi dari nilai tukar rupiah akan membayangi gerak IHSG dalam jangka pendek.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

Indeks Shanghai naik 55,2 poin (2,41%) ke level 2,346,51Indeks Nikkei 225 turun 34,04 poin (0,3%) ke level 10.792,77.Indeks Strait Times naik 4,6 poin (0,14%) ke level 3,273,91Indeks KOSPI naik 8,86 poin (0,46%) ke level 1.948,57.
Berikut rekomendasi saham hari ini:

Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak melemah sempat menembus ke bawah level 4.400 sebelum akhirnya ditutup menguat. Pergerakan IHSG terjadi ditengah menguatnya sebagian bursa regional Asia menyusul prospek China pulih dari perlambatan ekonomi. Disisi lain juga terlihat bursa Nikkei mengalami koreksi menyusul aksi ambil untung yang dilakukan pemodal. Ditenggarai investor global masih wait and see perkembangan dari Eropa pekan ini. Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) serta IMF akan melakukan evaluasi kuartalan ke Irlandia. Italia pekan ini dijadwalkan juga akan menggelar pemilu.

Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak volatile. Volatilitas tinggi dari nilai tukar rupiah akan membayangi gerak IHSG dalam jangka pendek. Kisaran support-resistance 4.400-4.440.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -20,66 poin (-0,47%) ke 4.416,94 dengan jumlah transaksi sebanyak 7,45 juta lot atau setara dengan Rp 3,6 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG pada kemarin antara lain sektor agrikultur (-0,03%), sektor basic-industries (-0,31%), sektor construction and property (-0,08%), sektor consumer goods (-0,67%), sektor finance (-0,15%), sektor infrastructure (-0,81%), sektor mining (-0,21%), sektor misc-industries (-0,56%), dan sektor trade (-1,02%).

Tercatat sebanyak 94 saham mengalami penguatan, 143 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 128 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers antara lain CPIN (+2,74%), BBRI (+0,64%), JSMR (+1,94%), ITMG (+1,49%), dan PGAS (+0,54%).

Sementara itu saham-saham yang menempati top losers antara lain TLKM (-2,55%), ASII (-0,64%), UNTR (-2,50%), GGRM (-1,68%), dan UNVR (-0,90%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 128,17 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain SMGR, UNTR, BBRI, TLKM, dan JSMR.

Mata uang rupiah terdepresiasi ke 9,832 per dolar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG kemarin masih merupakan konsolidasi untuk menguji support yang berada pada 4.380. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan mengalami kenaikan tipis, hal ini terlihat dari volume yang menurun dan hammer candlestick yang terbentuk pada penutupan perdagangan hari ini. Dengan support 4.380 dan resistance 4.480.

(dnl/dnl)


View the original article here